Empat lambang membantu mengenali jenis kartu; nama atau angka pada tiap kartu membedakan kartu di dalam jenis itu. Dalam satu pak kartu remi terdapat 52 kartu, terbagi menjadi empat suit yang masing-masing terdiri atas 13 kartu [1].

Empat lambang, empat jenis kartu

Jenis kartu ditandai dengan lambang sekop (♠), hati (♥), berlian atau wajik (♦), dan keriting (♣) [1]. Perbedaan bentuk lambang memberi petunjuk visual yang berbeda: sekop bukan hati, dan wajik bukan keriting. Dengan begitu, lambang menunjukkan kelompok kartu, sementara angka atau nama kartu menunjukkan anggotanya.

Urutan kartu berulang pada tiap jenis

Setiap suit memuat 13 kartu: As, angka 2 sampai 10, Jack atau Ksatria, Queen atau Ratu, dan King atau Raja [1]. Pola yang sama pada empat suit membuat susunan satu dek lebih mudah dipahami: tiap jenis memiliki set urutan yang sama, tetapi lambangnya berbeda.

Sebagai cara membayangkan susunannya, anggap ada empat kelompok lambang dan 13 urutan kartu di dalam setiap kelompok. Ini adalah model untuk memahami isi dek, bukan keterangan bahwa kartu dicetak dalam bentuk kisi. Perhitungannya menghasilkan 52 kartu, sesuai jumlah dalam satu pak [1].

Warna memberi petunjuk tambahan pada Joker

Dalam susunan yang dijelaskan, ada pula dua kartu Joker: satu berwarna hitam dan satu merah. Joker biasanya jarang dipakai dalam permainan [1]. Warna tersebut membedakan kedua Joker; untuk mengenali empat suit, petunjuk yang disebutkan adalah lambang sekop, hati, berlian, dan keriting.

Jadi, susunan kartu remi dapat dibaca lewat dua lapis utama: lambang untuk mengenali jenis, lalu angka atau nama untuk membedakan kartu dalam jenis itu. Joker hadir sebagai tambahan dengan penanda warna hitam dan merah, terpisah dari pola empat suit yang membentuk 52 kartu.

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Kartu remi. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=28731149&title=Kartu_remi (diakses 2026-10-17).